Tampilkan postingan dengan label Do'a Terjemah Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Do'a Terjemah Indonesia. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Mei 2024

Do’a Kendaraan Tidak Terkendali atau Mogok

Mohon Diselamatkan dari Bencana



يَا عِبَادَ اللهِ اِحْبِسُوا، يَا عِبَادَ اللهِ اِحْبِسُوا.


“Wahai hamba-hamba Allah, tahanlah! wahai hamba-hamba Allah, tahanlah!” (HR. Ibnu Sunni)

 

Penjelasan:

Ketika kendaraan (hewan) yang kita tumpangi melaju tidak terkendali atau mogok, kita disunahkan membaca do’a di atas. Kita memohon kepada Allah agar diberi kekuatan untuk mengatasi kendaraan yang lepas kendali atau mogok dan diselamatkan dari bencana karenanya.

Dengan do’a ini kita dididik agar selalu menyadari bahwa keberhasilan kita mengatasi kendaraan yang lepas kendali atau mogok adalah semata-mata karena pertolongan Allah. Jika kita selamat, kita tidak boleh menyombongkan diri karena berhasil mengatasi keadaan yang membahayakan tersebut.



Mohon Pertolongan Allah




بِسْمِ اللهِ.


“Dengan Nama Allah.” (HR. Abu Dawud)

 

Penjelasan:

Dengan bacaan ini kita memohon bantuan kepada Allah untuk mengatasinya dan diberi kesabaran sehingga tidak menjadi panik menghadapi kendaraan yang mogok. Dengan sikap sabar dan tenang, insya Allah kita dapat mengatasi kejadian tersebut dengan baik.

 

Dikutip dari buku DO’A menghadapi KESULITAN dan PENDERITAAN (Drs. Muhammad Thalib), Irsyat Baitus Salam, Cet. Juni 2000.


Silahkan baca juga:


DU’A NAẺK KENDARAAN  

Kamis, 05 November 2020

Do’a Sebelum dan Sesudah Tidur

 

Do’a Sebelum dan Sesudah Tidur

 

حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ عُمَيْرٍ، عَنْ رِبْعِيِّ بْنِ حِرَاشٍ، عَنْ حُذَيْفَةَ، قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم إِذَا أَرَادَ أَنْ يَنَامَ قَالَ ‏"‏ بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَمُوتُ وَأَحْيَا ‏"‏‏.‏ وَإِذَا اسْتَيْقَظَ مِنْ مَنَامِهِ قَالَ ‏"‏ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا، وَإِلَيْهِ النُّشُورُ ‏". ر. البخارى -  كتاب الدعوات

Telah menceritakan Abu Nu’aym, telah menceritakan Sufyan, dari Malik bin ‘Umayr, dari Rib’iy bin Hirasy, dari Hudzaifah, berkata: Keadaan Nabi jika bermaksud akan tidur beliau berkata “Dengan nama-Mu, ya Allah aku mati dan aku hidup”. Dan jika (beliau) bangun dari tidurnya (beliau) berkata “Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami dan hanya kepada-Nya kami kembali.” (HR. Bukhari – Kitab Do’a)

 

Lihat juga di: qaalarasulallah.com

 

Sehingga, dari hadits ini kita mendapatkan pengetahuan bahwa Nabi jika Beliau hendak tidur, Beliau mengucapkan do’a:

‏"‏ بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَمُوتُ وَأَحْيَا ‏"

Yang artinya: “Dengan nama-Mu, ya Allah aku mati dan aku hidup”.

Dan jika Beliau bangun, maka Beliau mengucapkan do’a:

"‏ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا، وَإِلَيْهِ النُّشُورُ ‏"

Yang artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami dan hanya kepada-Nya kami kembali.”

 

والله أعلمُ ﺑﺎ ﻟﺼﻮﺍﺏ




Saran Bacaan untuk Anda

Adab Murid dan Guru

Oleh: سعيد حوى   Murid memiliki adab dan tugas (wazhifah) lahiriyah yang banyak, di antara abab dan tugas seorang murid adalah tidak b...

Postingan Terpopuler